Jalan Rusak Marak Diperbaiki Swadaya, Fraksi PAN Sentil Bupati Sampang

15 jam yang lalu 6

SAMPANG, koranmadura.com – Maraknya perbaikan jalan menggunakan biaya swadaya masyarakat mendapat sorotan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sampang. Fenomena tersebut apalagi disampaikan langsung kepada Bupati Sampang H Slamet Junaidi dalam rapat paripurna.

Interupsi berupa kritik sekaligus pengingat itu disampaikan menjelang berakhirnya Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda APBD Perubahan TA 2026 dan Jawaban Bupati atas Pemandangan Umum, pada Senin, 7 September 2026 kemarin.

Anggota Fraksi PAN DPRD Sampang menyampaikan keluhan masyarakat mengenai banyaknya jalan rusak nan hingga sekarang belum tersentuh perbaikan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sampang. Kondisi tersebut membikin masyarakat mulai mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara swadaya melalui sumbangan dari penduduk hingga pengguna jalan.

“Kami memang menyinggung soal kejadian maraknya perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat. Kami langsung sampaikan dan mengingatkan kepada Bupati Sampang secara langsung saat forum Paripurna. Karena banyak masyarakat melakukan perbaikan secara swadaya dan menjadi sorotan masyarakat,” kata Muhammad Nur Mustakim, Selasa, 8 September 2026.

Menurutnya, penyampaian tersebut dilakukan dalam forum paripurna nan dihadiri langsung Bupati Sampang agar mendapat respons dan tanggapan dari Pemerintah Daerah melalui Bupati Sampang Slamet Junaidi.

“Memang ada jawaban, gimana nantinya untuk segera melakukan langkah-langkah konkret, baik melalui aspirasi DPRD ataupun melalui hibah hingga penggunaan alokasi biaya lainnya,” ujarnya.

Sorotan masyarakat, lanjut Mustakim, mengenai perbaikan jalan nan saat ini banyak mengalami kerusakan tentunya menjadi beban bersama. Terlebih, 45 personil DPRD Sampang mempunyai wilayah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Dari 45 DPRD ini mempunyai beban moral di masing-masing desa. Apalagi aktivitas perbaikan jalan dengan swadaya masyarakat nyaris merata dilakukan di Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

Politisi PAN tersebut tidak memungkiri kondisi finansial wilayah Kabupaten Sampang saat ini tetap minim. Namun, menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh membikin tanggung jawab pemerintah wilayah kepada masyarakat diabaikan.

“Sempat dijawab oleh Bupati bahwa bakal dikonsultasikan ke Biro Hukum, seperti hibah itu bisa digunakan apa tidak melalui swadaya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyampaikan pihaknya bakal tetap mencari jalan keluar mengenai maraknya perbaikan jalan nan menggunakan anggaran swadaya masyarakat.

Bahkan, pihaknya berjanji bakal berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengenai penggunaan sejumlah anggaran lainnya, termasuk hibah, agar dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.

“Kami kemarin sudah melakukan koordinasi dengan Biro Hukum Pemprov, InsyaAllah ada jalan keluar. Sehingga kita bisa membantu masyarakat nan mempunyai kemauan nan sama untuk membangun desanya hingga daerahnya sehingga bersinergi dengan baik oleh masyarakat sekitar,” janjinya. (MUHLIS/DIK)

Selengkapnya